RSS

News Update:
Selamat datang di Kholilnews.com, semoga informasi yang ada disini dapat bermanfaat untuk Anda semua. Jika Anda mempunyai pertanyaan, kritik maupun saran untuk blog ini, silakan sampaikan melalui akun media sosial yang sudah tertera, terima kasih.

Kemuliaan Hari Raya

Sabtu, 12 September 2009

Hari raya Idul Fitri adalah merupakan permulaan bulan Syawal dan hari raya Idul Adha adalah merupakan tanggal sepuluh dari bulan Dzulhijah.

Dua hari raya itu disebut Id (hari raya) karena orang-orang mukmin kembali didalam kedua hari raya itu dari taat kepada Allah SWT, yaitu menunaikan dua buah kewajiban, yaitu:

1. Sebelum hari raya Idul Fitri, kita mempunyai kewajiban berpuasa Ramadhan.
2. Sebelum hari raya Idul Adha, kita mempunyai kewajiban menunaikan ibadah haji dan bersiap-siap untuk ziarah pada Nabi Muhammad SAW (khusus bagi yang mampu).

Dan juga karena berulangnya hal itu setiap tahun, karena banyaknya kebiasaan-kebiasaan Allah di dalamnya dengan kebaikan dan karena kembalinya kegembiraan dengan kembalinya hari itu.

Pertama-tama hari raya yang disholatkan oleh Rosulullah SAW adalah hari raya Idul Fitri dalam dua tahun. Hijrah dan lalu beliau tidak pernah meninggalkannya. Jadi dia adalah sunat yang dikukuhkan.

Abu Hurairah ra. berkata, “Hiasilah hari rayamu dengan membaca takbir”.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang siapa yang membaca ‘SUBHANALLAH WA BIHAMDIHI’ pada hari raya sebanyak tiga ratus kali dan dihadiahkan untuk orang-orang mati dari muslimin, maka masuklah dalam setiap kubur seribu macam nur dan Allah akan menjadikan di dalam kuburnya kelak kalau dia mati seribu nur pula”.

Wahab bin Munnabbih ra. berkata, “Sesungguhnya iblis menekik pada setiap hari raya. Lalu berkumpullah anak-anak iblis mengerumuninya dan mereka bertanya, “Hai tuan kami, sebab apakah kemarahanmu ini?’. Dia berkata, “Sesungguhnya Allah SWT benar-benar mengampuni pada umat Muhammad SAW dalam hari ini. Maka aku harus menyibukkannya dengan segala macam kelezatan dan kesenangan nafsu”.

Dari Wahab juga, “Sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan surga pada hari raya Idul Fitri, menanam syajarah Thuba (pohon di surga) pada hari raya Idul Fitri, memilih Jibril menurunkan wahyu pada hari raya Idul Fitri dan menerima taubat tukang sihir – tukang sihir Fir’aun juga pada hari raya Idul Fitri”.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang siapa yang berdiri beribadah pada malam hari raya dengan mencari pahala, maka tidaklah mati hatinya pada harinya hati-hati ini mati”.

Diceritakan bahwa sesungguhnya Umar pernah melihat putranya pada hari raya, sedang putranya itu memakai pakaian yang sudah usang. Menangislah Umar dan bertanyalah putranya itu kepada ayahandanya, “Wahai ayah, apa yang membuat engkau menangis?’. Berkatalah Umar kepada putranya, “Hai anakku, aku khawatir kalau hatimu menjadi susah dalam hari raya ini apabila anak-anak melihatmu memakai pakaian yang sudah usang ini”. Berkatalah putranya, “Sesungguhnya hanya hati orang yang kehilangan ridho Allah dari hatinya yang merasa sedih atau orang yang berani kepada ibu dan bapaknya. Dan sesungguhnya aku benar-benar mengharap Allah ridho kepadaku berkat ridhomu kepadaku”. Menangislah Umar dan mendekapnya serta mendoakannya mudah-mudahan Allah meridhoi keduanya.

Telah datang apabila datang pagi hari raya Idul Fitri Allah mengutus malaikat-malaikat. Turunlah mereka dan berdiri di mulut-mulut jalan. Lalu mereka memanggil-manggil dengan sebuah suara yang dapat didengar makhluk-makhluk Allah kecuali jin dan manusia. Mereka berkata, “Wahai umat Muhammad, keluarlah kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, Dia akan memberikan pemberian yang agung dan mengampuni dosa yang besar”. Lalu apabila mereka muncul pada tempat-tempat shalatnya berfirmanlah Allah kepada malaikat-malaikatNya, “Apakah balasan dari buruh apabila dia telah menyelesaikan pekerjaannya?”. Mereka berkata, “Balasannya adalah dipenuhilah upahnya”. Berfirman lagi Allah SWT, “Aku persaksikan kepada kamu bahwa sesungguhnya Aku benar-benar telah menjadikan ridho dan ampunanKu sebagai pahala mereka”.

Dikutip dari buku:
Ringkasan Ihya Ulumuddin
“Upaya Menghidupkan Ilmu Agama”

Kholilnews.com "Menjelajah Dunia Membuka Cakrawala" | RSS

Artikel Kemuliaan Hari Raya ini diterbitkan oleh Kholilnews.com pada hari Sabtu, 12 September 2009. Jika Anda merasa postingan ini bermanfaat, silakan bagikan dengan menggunakan beberapa plugin yang ada dibawah. Apabila Anda ingin berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com, setelah input email harap segera mengecek inbox/spam email Anda untuk konfirmasi. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Daftarkan email Anda untuk berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com

DMCA.com



0 komentar :

Posting Komentar

 

Kholilnews.com ● Copyright © 2007 - All Rights Reserved