RSS

News Update:
Selamat datang di Kholilnews.com, semoga informasi yang ada disini dapat bermanfaat untuk Anda semua. Jika Anda mempunyai pertanyaan, kritik maupun saran untuk blog ini, silakan sampaikan melalui akun media sosial yang sudah tertera, terima kasih.

Didikan Sang Guru

Jumat, 23 September 2011

Pada suatu zaman ada seorang murid yang taat kepada gurunya, setelah ia belajar lama ia pun kembali ke kampung asalnya. Tahun demi tahun ia lalui yang akhirnya beliau menjadi seorang yang alim yang terkenal di kampung itu dan dijuluki Syekh Maulana Kendi. Kenapa beliau dijuluki Maulana Kendi? Karena beliau tidak lepas dengan kendi tersebut untuk mengambil air wudhu dan untuk beliau minum airnya. Ketaatan ibadahnya sehingga beliau tidak memiliki harta apapun, kecuali gubuk kecil yang beliau tempati bersama seorang muridnya yang beliau sayangi. Ketaatan dan ketaqwaannya menjadikan contoh untuk muridnya yang selalu mendampinginya sehingga muridnya pun menjunjung tinggi akhlak dan kebesaran ilmunya.

Pada suatu saat Syekh Kendi menceritakan tentang gurunya yang berada di negeri seberang dan akhirnya menyuruh muridnya untuk menemuinya. Keesokan harinya sang murid berangkat ke negeri seberang dan sampailah di depan gerbang guru besar Syekh Kendi, maka murid Syekh Kendi bertanya: Apakah ini rumah guru besar Syekh Kendi? Rumah yang bagaikan istana yang luas, penjaga yang begitu banyak membuat keraguan murid Syekh Kendi, seraya dihati berkata Guruku Syekh Kendi miskin tak punya apa-apa sedangkan guru besarnya seperti ini. Bertambah keanehannya dikala melihat di dalam istananya bangku-bangku emas dan mahkota emas dan begitu gemerlapan emas yang ada di dalam rumahnya.

Dan akhirnya berjumpalah murid Syekh Kendi dengan guru besarnya yang bernama Syekh Sulaiman (Guru dari Syekh Kendi), tiba-tiba beliau berkata: Apakah engkau murid Syekh Kendi murid dari pada kesayanganku? Benar wahai guru besar (Guru Sulaiman). Beri kabar kepada muridku agar dia lebih zuhud lagi di dunia dan salamkan ini kepadanya. Kebingungan bertambah, guruku yang miskin disuruh tambah miskin lagi menurut kata hatinya, dan pertanyaan ini membuat bingung dan akhirnya keesokan harinya dia pulang menuju rumah Syekh Kendi gurunya dan membawa pertanyaan yang membingungkan. Setibanya dia dirumah Syekh Kendi dengan gembira Syekh Kendi menyambut kedatangannya seraya bertanya : Apa kabar yang kau bawa dari guruku tercinta? Muridnya menceritakan: Wahai guruku aku diberi kabar agar engkau lebih zuhud lagi hidup didunia. Tiba-tiba Syekh Kendi menangis, menangis dan menangis lalu mengambil kendinya dan memecahkannya seraya berkata: Benar guruku, benar guruku.

Ketahuilah wahai muridku kemewahan dan keindahan Syekh Sulaiman guruku tak sedikitpun masuk kedalam hatinya, sedangkan aku selalu mencari-cari kendiku dan aku takut kehilangannya, ini yang menyebabkan aku kurang zuhud kepada Allah SWT, karena masih ada dihatiku dunia.

Sumber: Habib Reza Al Hamid

Kholilnews.com "Menjelajah Dunia Membuka Cakrawala" | RSS

Artikel Didikan Sang Guru ini diterbitkan oleh Kholilnews.com pada hari Jumat, 23 September 2011. Jika Anda merasa postingan ini bermanfaat, silakan bagikan dengan menggunakan beberapa plugin yang ada dibawah. Apabila Anda ingin berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com, setelah input email harap segera mengecek inbox/spam email Anda untuk konfirmasi. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Daftarkan email Anda untuk berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com

DMCA.com



0 komentar :

Posting Komentar

 

Kholilnews.com ● Copyright © 2007 - All Rights Reserved