RSS

News Update:
Selamat datang di Kholilnews.com, semoga informasi yang ada disini dapat bermanfaat untuk Anda semua. Jika Anda mempunyai pertanyaan, kritik maupun saran untuk blog ini, silakan sampaikan melalui akun media sosial yang sudah tertera, terima kasih.

Pengamen Cilik, Masa Kecil Yang Terenggut

Rabu, 04 Juli 2012

Selasa petang 3 Juli 2012, sehabis sholat Maghrib di salah satu pertigaan lampu merah di jalan Majapahit Semarang, datanglah seorang bocah kecil yang menghampiri saya. Dia bilang minta bonceng sampai ke perempatan Tlogosari Semarang, katanya mau mengamen. Secara naluri saya pun tak tega melihatnya, akhirnya saya boncengkan bocah tersebut karena memang tujuannya searah walaupun saya tahu secara safety riding tidak aman karena bocah ini tidak menggunakan helm di jalan kota yang begitu ramai kendaraan. Jarak antara pertigaan sampai perempatan Tlogosari tersebut sekitar 1 KM.

Ditengah perjalanan, saya sengaja mengendarai motor pelan-pelan supaya bisa sambil mengobrol dengan bocah ini. Saya pun melontarkan beberapa pertanyaan kepadanya. Bocah tersebut berusia 12 tahun, mengamen dari sore hingga malam hari katanya digunakan untuk membantu orang tuanya yang hanya seorang buruh di salah satu sarang burung. Di usianya yang masih belia ini, dia sudah tidak mengenyam bangku sekolah, makanya dia rela meninggalkan masa kecilnya untuk mengamen demi membantu perekonomian keluarganya.

Bocah tersebut merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya katanya sudah tidak ada, entah sudah meninggal atau pergi meninggalkannya, ini yang tidak sempat saya perjelas. Dari kegiatannya mengamen ini, rata-rata setiap sore sehabis Maghrib sampai jam delapan malam bisa mendapatkan sepuluh ribu rupiah. Uang yang mungkin bagi kita sangat kecil, namun bagi bocah ini sungguh sangat besar sekali, karena pengorbanannya untuk mendapatkan uang begitu susah.

Sesampainya di perempatan Tlogosari, bocah tersebut turun dan mengucapkan terima kasih. Saya pun lupa menanyakan siapa nama bocah ini. Walaupun hanya berbekal kayu kecil yang diisi tutup botol kemudian dilubangi untuk mengamen, namun dari semangatnya untuk mendapatkan uang sungguh sangat luar biasa. Hal ini mungkin bisa kita jadikan contoh, karena banyak diantara kita yang ditimpa kemiskinan sudah banyak sekali yang mengeluh. Tapi bocah ini melakukannya dengan enjoy saja walaupun masa kecilnya sudah terenggut tidak seperti bocah-bocah lainnya yang bisa bermain dan sekolah. Semoga kisah ini bermanfaat bagi Anda yang menyempatkan untuk membaca tulisan saya ini.

Semarang, 4 Juli 2012
Jam 22:57 WIB

Kholilnews.com "Menjelajah Dunia Membuka Cakrawala" | RSS

Artikel Pengamen Cilik, Masa Kecil Yang Terenggut ini diterbitkan oleh Kholilnews.com pada hari Rabu, 04 Juli 2012. Jika Anda merasa postingan ini bermanfaat, silakan bagikan dengan menggunakan beberapa plugin yang ada dibawah. Apabila Anda ingin berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com, setelah input email harap segera mengecek inbox/spam email Anda untuk konfirmasi. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Daftarkan email Anda untuk berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com

DMCA.com



0 komentar :

Posting Komentar

 

Kholilnews.com ● Copyright © 2007 - All Rights Reserved