RSS

News Update:
Selamat datang di Kholilnews.com, semoga informasi yang ada disini dapat bermanfaat untuk Anda semua. Jika Anda mempunyai pertanyaan, kritik maupun saran untuk blog ini, silakan sampaikan melalui akun media sosial yang sudah tertera, terima kasih.

Kesasar di Jakarta, Layaknya Cerita FTV

Jumat, 16 November 2012

Peristiwa ini sebenarnya sudah lama terjadi, kalau nggak salah tanggal 10 Februari 2009, saya juga agak lupa, soalnya sudah hampir empat tahun yang lalu. Daripada menjadi kenangan saya sendiri, alangkah baiknya saya tulis di blog ini supaya bisa dibaca oleh khalayak umum, semoga saja ada hikmah yang dapat diambil dari pengalaman saya ini.

Mulainya dari mana yak? Ceritanya waktu itu ke Jakarta mau tes kerja. Kayak lagunya Iwan Fals gitu, Sarjana Muda yang sibuk mencari kerja berbekal selembar ijazah, hehehe. Berangkat dari Stasiun Poncol, Semarang jam 7 malam bertiga dengan teman-teman yang sama-sama juga lagi mencoba keberuntungan. Naiknya pakai kereta ekonomi yang murah, cuma 33 ribu saja harga tiketnya. Suka dukanya naik kereta ekonomi itu buanyak banget, tapi nggak usah diceritain ya, saya kira juga sudah banyak yang tahu.

Singkat cerita, nyampe di Jakarta pas subuh. Kemudian kami bertiga sholat subuh dulu di mushola yang ada di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Berhubung hari masih agak gelap, kami pun duduk-duduk dulu di sana. Ada yang mandi dulu, ada yang BAB dulu, dan macem-macem dech. Caranya bergantian, ada yang di kamar mandi, ada yang jagain barang bawaannya supaya nggak hilang.

Berhubung tesnya waktu itu dilaksanakan jam 2 siang, kami bertiga akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan dulu ke Monas. Anak desa yang belum pernah melihat Monas, kami pun akhirnya poto-poto dulu disana untuk kenang-kenangan. Ini dia poto-potonya. Kualitas gambarnya juga belum bagus, maklum HPnya juga masih kualitas rendah. Itu juga HPnya teman saya, kalau HP saya waktu itu masih poliponic, jadi nggak bisa dipakai untuk poto-poto.


Setelah puas muter-muter di Monas, kami bertiga ke Masjid Istiqlal yang lokasinya tak jauh dari situ. Sebenarnya sih belum puas di Monasnya, soalnya pas pengen naik ke Monas, ternyata petugasnya belum datang, jadi nggak bisa masuk. Kepagian nyampenya, hehehe. Di Istiqlal nyampai sekitar jam 11 siang, kemudian kami bertiga menuju Pulogadung naik busway, karena lokasi tesnya di daerah situ.

Nyampai Pulogadung sekitar jam 11:30 WIB. Dari sini cerita serunya dimulai. Sebenarnya lokasi tesnya dengan Terminal Pulogadung nggak nyampai 1 KM. Karena nggak tahu, kami bertiga coba naik bus umum. Setelah di dalam bus inilah mulai ada yang agak aneh. Anggap saja kita di jalan, lokasi tesnya mengarah ke barat, tapi busnya melaju ke timur. Tapi itu ke barat benar atau nggak saya juga nggak tahu arah waktu itu, anggap saja begitu, biar mudah mencerna cerita saya ini, hahaha.

Dari nama jalan yang tertera di pinggir jalan, semakin melaju busnya semakin besar nomornya. Anggap aja nama jalannya Teratai (saya juga lupa nama jalannya) tapi nomornya 20. Nach ini busnya semakin maju nomor jalannya semakin besar. Dari sini saya sudah merasa salah arah. Saya bilang ke teman saya bahwa kita salah arah, teman saya bilang enggak. Kemudian setelah tanya-tanya dengan beberapa penumpang kami bertiga memang salah arah. Berhubung busnya sudah masuk tol, kami tidak bisa ngapai-ngapain, karena bus nggak boleh menurunkan penumpang. Jalannya juga cuma satu arah. Tahu nggak kemana arah bus itu? Ternyata busnya mengarah ke Bekasi. Waduuuuuuuuhhhh, bisa gagal ini mengikuti tes kerjanya.

Mau nggak mau kami bertiga akhirnya nyampai juga di Bekasi sekitar jam 12:30 WIB. Untuk mengejar waktu, keluar dari bus itu, langsung cari bus lagi menuju Pulogadung. Di dalam bus perasaan sudah nggak enak karena waktunya sudah mepet sekali. Masa sudah jauh-jauh dari Semarang ke Jakarta gagal mengikuti tesnya gara-gara kesasar.

Singkat cerita, nyampai di Pulogadung jam 13:50 WIB. Busyeeett, padahal lokasi tesnya belum tahu, waktunya tinggal 10 menit lagi. Kami bertiga jalan kaki coba bertanya ke PKL (Pedagang Kali Lima) yang ada di sekitar terminal. Ternyata ada PKL yang jahil juga. Misalnya nich ya, arah jalannya ke barat, dia tunjukin ke timur. Sialan. Tak putus asa, saya coba tanya ke petugas dinas perhubungan, akhirnya dia tunjukin arah yang benar.

Waktu tinggal 5 menit lagi. Saya putuskan untuk naik ojek. Setelah nego harga, per orang kena 5 ribu rupiah. Akhirnya kami bertiga nyampai lokasi tepat jam 2 siang, kayak cerita-cerita yang ada di FTV atau sinetron banget ya? Hehehe. Waktu itu belum sholat duhur. Kebetulan di lokasi tesnya ada mushola, dan masih banyak juga peserta tes yang di mushola baru selesai sholat. Kemudian kami sholat dulu.

Habis sholat langsung menuju tempat tes. Cari info dulu di papan pengumuman, ternyata kami bertiga berbeda ruangan. Kemudian setelah masuk ruangan, ternyata peserta di dalam sudah banyak. Saya sendiri yang telat, hehehe. Dan alhamdulillahnya ternyata tesnya belum dimulai, baru tahap perkenalan dulu antar sesama peserta tes dan pengawasnya.

Singkat cerita akhirnya kami bertiga lolos tesnya. Dan ceritanya saya sudahin sampai disini dulu ya. Sebenarnya masih buanyak banget kisah menarik lainnya setelah kejadian ini, terutama yang di daerah Grogol, Jakarta Barat waktu mau menuju ke Terminal Kalideres, tapi nggak usah di ekspose dulu. Ntar kelamaan asyik baca-baca ini malah lupa kerja.

Kholilnews.com "Menjelajah Dunia Membuka Cakrawala" | RSS

Artikel Kesasar di Jakarta, Layaknya Cerita FTV ini diterbitkan oleh Kholilnews.com pada hari Jumat, 16 November 2012. Jika Anda merasa postingan ini bermanfaat, silakan bagikan dengan menggunakan beberapa plugin yang ada dibawah. Apabila Anda ingin berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com, setelah input email harap segera mengecek inbox/spam email Anda untuk konfirmasi. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Daftarkan email Anda untuk berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com

DMCA.com



2 komentar :

yusra meldia mengatakan...

Boleh juga tuch ceritanya, lanjutin y, sy menunggu, membaca perjalanan kisah sukses kalian di ibu kota tentunya...good luck

Kholilnews.com mengatakan...

terima kasih sudah berkenan membaca oret2an saya ini, cerita yang lainnya dilanjutkan kapan2 saja kalau lagi nggak males nulis, hehehe

Posting Komentar

 

Kholilnews.com ● Copyright © 2007 - All Rights Reserved