RSS

News Update:
Selamat datang di Kholilnews.com, semoga informasi yang ada disini dapat bermanfaat untuk Anda semua. Jika Anda mempunyai pertanyaan, kritik maupun saran untuk blog ini, silakan sampaikan melalui akun media sosial yang sudah tertera, terima kasih.

Memanfaatkan Sampah / Kotoran Menjadi Pupuk Organik

Kamis, 21 Maret 2013

Beberapa waktu yang lalu saya pernah posting di fanspage mengenai pupuk kompos yang akan diikutkan lomba saat KKN pada bulan Februari yang lalu. Kemudian ada yang menanyakan bagaimana cara pembuatannya. Nach, kali ini saya akan share mengenai pupuk kompos, semoga bermanfaat.

Teknologi tepat guna adalah teknologi yang cocok dengan kebutuhan masyarakat (setempat) sehingga bisa dimanfaatkan. Biasanya dipakai sebagai istilah untuk teknologi yang tidak terlalu mahal, tidak perlu perawatan yang rumit, dan penggunaannya ditujukan bagi masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.

Karakteristik dari teknologi ini adalah biaya rendah dan membutuhkan sedikit pemeliharaan. Semakin sering pemeliharaan dapat dikatakan tepat guna, bila pemeliharaan dapat diatasi oleh keahlian yang ada secara setempat, peralatan, dan bahan.

Hanya disebut tepat guna bila menggunakan teknologi yang dapat diperbaiki secara setempat, dan digunakan oleh masyarakat / komunitas tertentu.

Masalah:
  • Sampah tumbuhan / kotoran ternak yang tidak ditangani
  • Bau yang menyengat dari limbah
  • Luas lahan tidak bertambah
  • Populasi manusia semakin bertambah
Diperlukan penanganan yang baik agar bau tidak timbul sebagai pencemar, maka dibuatlah kompos sebagai salah satu TTG.
Pupuk organik yaitu pupuk yang berasal dari pelapukan bahan-bahan organik berupa sisa-sisa tanaman, fosil manusia dan hewan, kotoran hewan, batu-batuan organik yang terbentuk dari kotoran hewan selama waktu tertentu.
Bahan organik yaitu bahan yang mengandung unsur:
  • Karbon (C)
  • Hidrogen (H) 
  • Oksigen (O)
Umumnya bahan ini berasal dari hewan dan tumbuhan. Istilah lain untuk hal ini adalah karbohidrat.
Bahan an organik adalah bahan yang bukan berasal dari hewan dan tumbuhan yang sering disebut dengan bahan mineral.

Starter / probiotik adalah mikroba yang dimasukkan ke dalam tumbuhan dan atau kotoran bahan baku   kompos dengan tujuan  mempercepat proses  pengomposan.

Pengomposan: suatu proses biologis yang memanfaatkan MO untuk mengubah material organik (kotoran ternak, sampah, daun dll) menjadi kompos atau proses penguraian senyawa yang terkandung dalam sisa BO dengan perlakuan khusus, dengan tujuan agar lebih mudah dimanfaatkan oleh tanaman.
Karakteristik Bahan Baku Kompos
YANG BAIK
C/N ratio :20 : 1 – 40 : 1
Kadar air:40 – 65 %
Konsentrasi O2:> 5 %
Ukuran partikel:1/8 – 1/2 inci
pH:5,5 – 9
Densitas (kg/m3):< 0,7887
Temperatur:43 – 65,5°C
Karakteristik Bahan Baku Kompos
IDEAL
C/N ratio:25 : 1 – 30 : 1
Kadar air:50 – 60 %
Konsentrasi O2:≥ 5 %
Ukuran partikel:bervariasi
pH:6,5 – 8,5
Densitas (kg/m3):-
Temperatur:54 – 60°C


Bahan baku kompos:
  1. Kotoran sapi / ruminan atau ternak lain
  2. Kotoran ayam
  3. Limbah ternak lainnya (limbah rumah potong – industri pengolahan ikan) seperti : jeroan (viscera), tulang, sisa daging dan lemak
  4. Serbuk gergaji
  5. Rumput sisa ransum ternak
  6. Jerami padi
  7. Limbah tanaman
  8. Inokulum, dll
FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PROSES PENGOMPOSAN
  1. Oksigen dan Aerasi
    MO banyak mengkonsumsi O2, aerasi diperlukan untuk memasok kembali O2
  2. C/N Ratio
    MO menggunakan C untuk Energi dan pertumbuhan, N penting untuk protein dan reproduksi
  3. Kandungan Air
    Menunjang proses metabolik, kurang 40% aktivitas MO lambat, bila >65% udara terdorong keluar, keadaan anaerob
  4. Porositas, struktur, tekstur dan ukuran partikel.
    Porositas berkaitan dengan ukuran ruang bahan baku kompos,
    Struktur mencakup kekerasan partikel
    Tekstur berkaitan dengan ketersediaan permukaan untuk aktivitas MO
  5. pH bahan baku : 6,5 - 8
  6. Temperatur : Mesofilik : 10 – 40°C, termofilik diatas 40°C, ideal 43 – 65°C
  7. Waktu
    Tergantung suhu, kelembaban, frekuensi aerasi, dll
PEMBUATAN AKTIVATOR KOMPOS DENGAN EM 4
Bahan baku:
  1. Induk EM4 1 liter
  2. Air kelapa 1 liter
  3. Molase atau air gula 1 liter
  4. Ditambahkan air 7 liter
CARA PEMBUATAN
  1. Campurkan ke-4 bahan
  2. Masukkan dalam tempat tertutup (botol air mineral / jerigen / drum
  3. Diamkan sampai keluar gas
  4. Setiap gas yang dihasilkan dibuang Setelah 14 hari bahan siap pakai
CARA PEMAKAIAN
  1. Aktivator yang telah dibuat ditambah 10 liter air kelapa 
  2. Ditambah 10 liter air gula 
  3. Ditambah 70 liter air 
  4. Diamkan selama 1 hari 1 malam 
  5. Campurkan ke kompos yang akan dibuat 
  6. Larutan 100 liter EM4 dapat dipakai untu campuran 2.000 kg bahan baku kompos
URUTAN PEMBUATAN KOMPOS
  1. Penyiapan bahan baku 
  2. Penyiapan alat 
  3. Penyusunan bahan baku 
  4. Mencampur kompos 
  5. Mengukur temperatur 
  6. Membalik kompos 
  7. Penyaringan 
  8. Pengemasan

Kholilnews.com "Menjelajah Dunia Membuka Cakrawala" | RSS

Artikel Memanfaatkan Sampah / Kotoran Menjadi Pupuk Organik ini diterbitkan oleh Kholilnews.com pada hari Kamis, 21 Maret 2013. Jika Anda merasa postingan ini bermanfaat, silakan bagikan dengan menggunakan beberapa plugin yang ada dibawah. Apabila Anda ingin berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com, setelah input email harap segera mengecek inbox/spam email Anda untuk konfirmasi. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Daftarkan email Anda untuk berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com

DMCA.com



0 komentar :

Posting Komentar

 

Kholilnews.com ● Copyright © 2007 - All Rights Reserved