RSS

News Update:
Selamat datang di Kholilnews.com, semoga informasi yang ada disini dapat bermanfaat untuk Anda semua. Jika Anda mempunyai pertanyaan, kritik maupun saran untuk blog ini, silakan sampaikan melalui akun media sosial yang sudah tertera, terima kasih.

Modus Kampus Nakal Meraup Untung dari Calon Wisudawan

Sabtu, 28 September 2013

Sebuah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh seorang mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikannya di perguruan tinggi adalah wisuda. Dengan mengenakan toga sambil menenteng ijazah mungkin menjadi kebanggaan tersendiri. Orang-orang terdekatnya pun diundang untuk menyaksikan peristiwa bahagia ini.

Namun dibalik momen bahagia ini ada saja kampus nakal yang sengaja memanfaatkannya untuk meraup keuntungan yang sebesar-besarnya. Setiap calon wisudawan yang ingin di wisuda harus membayar dalam jumlah yang besar. Uang ini digunakan diantaranya untuk bayar plakat, ijazah, legalisir, acara, konsumsi, sumbangan untuk jurusan dan biaya-biaya lainnya. Bagi yang tidak mau ikut acara wisuda juga boleh tapi harus membayar penuh biaya wisuda jika ingin ijazahnya diambil. Padahal kalau dihitung secara kasar saja total dana yang digunakan tidak sampai 30% karena acaranya diselenggarakan di dalam kampus itu sendiri. Inilah yang menjadi pertarungan batin bagi calon wisudawan.

Tidak sampai disitu. Ada trik lagi kampus-kampus nakal yang sengaja memanfaatkan momen ini untuk kembali menggasak uang wisudawan. Saat acara wisuda berlangsung, ketika wisudawan tampil ke depan untuk mengambil ijazah, yang diserahkan hanya ijazah dan transkrip nilai asli. Fotocopy yang dilegalisir untuk sementara ditahan dulu dengan alasan belum jadi. Wisudawan harus mengambilnya dalam beberapa waktu ke depan. Sampai disini mulailah tercium gelagat yang tidak menyenangkan. 

Jika ingin mengambil fotocopy ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisir, wisudawan kembali ditarik iuran untuk kegiatan ikatan alumni yang jumlahnya masih tergolong cukup besar. Jika tidak membayar, fotocopy yang telah dilegalisir tadi tidak diberikan. Padahal dalam informasi resmi, biaya wisuda yang telah dibayarkan di awal tadi sudah mencakup biaya legalisir. Kalau tinggal mengambil saja masih dikenakan biaya lagi dengan berbagai alasan, ini yang perlu ditanyakan. 

Inilah sedikit gambaran umum bobroknya dunia pendidikan dimana tempat yang seharusnya mendidik untuk menghasilkan generasi yang berkualitas namun sengaja dimanfaatkan oleh oknum-oknum nakal untuk meraup keuntungan. Bagi Anda yang ingin melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi, sebaiknya gali informasi sedalam-dalamnya tentang kampus-kampus yang menjadi referensi Anda sebelum akhirnya Anda menyesal di kemudian hari. Semoga bermanfaat.

Kholilnews.com "Menjelajah Dunia Membuka Cakrawala" | RSS

Artikel Modus Kampus Nakal Meraup Untung dari Calon Wisudawan ini diterbitkan oleh Kholilnews.com pada hari Sabtu, 28 September 2013. Jika Anda merasa postingan ini bermanfaat, silakan bagikan dengan menggunakan beberapa plugin yang ada dibawah. Apabila Anda ingin berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com, setelah input email harap segera mengecek inbox/spam email Anda untuk konfirmasi. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Daftarkan email Anda untuk berlangganan artikel gratis dari Kholilnews.com

DMCA.com



0 komentar :

Posting Komentar

 

Kholilnews.com ● Copyright © 2007 - All Rights Reserved